Baut adalah pengencang yang digunakan untuk menyambung komponen dengan aman dalam aplikasi permesinan, konstruksi, otomotif, dan rumah tangga. Mur ini diproduksi dalam ukuran metrik atau standar (imperial), dan mengidentifikasi jenisnya dengan benar sangat penting untuk memilih mur atau alat yang tepat untuk pemasangan.
Baut metrik diukur dalam milimeter, sedangkan baut standar menggunakan inci. Kedua sistem ini memiliki pola ulir, penanda kepala, dan konvensi ukuran yang berbeda, sehingga penting untuk membedakannya secara akurat untuk menghindari ulir silang atau pengikatan yang tidak tepat.
Salah satu langkah pertama dalam menentukan apakah suatu baut bersifat metrik atau standar adalah dengan memeriksa tanda pada kepala baut. Pabrikan sering kali memberi cap angka dan huruf yang menunjukkan tingkat baut, bahan, dan jenis ulir.
Baut metrik dapat memiliki angka seperti 8.8, 10.9, atau 12.9, yang menunjukkan kekuatan tarik menurut standar ISO. Baut standar sering kali menampilkan tanda seperti 2, 5, atau 8, yang merujuk pada tingkat kekuatan SAE. Baut yang tidak bertanda memerlukan pengukuran untuk konfirmasi.
Pengukuran diameter baut dan jarak ulir yang akurat adalah metode yang paling andal untuk mengidentifikasi apakah suatu baut berbentuk metrik atau standar. Gunakan jangka sorong atau pengukur ulir untuk mengukur:
Dengan membandingkan pengukuran dengan bagan standar, Anda dapat memastikan jenis baut dan memilih mur atau alat yang tepat.
Bagan pitch ulir mencantumkan diameter baut umum dan jarak ulir yang sesuai untuk baut metrik dan standar. Hal ini memudahkan untuk mencocokkan baut yang tidak diketahui ke sistemnya.
| Tipe Baut | Diameternya | Pitch Benang | Satuan Pengukuran |
| Metrik | M6, M8, M10 | 1,0, 1,25, 1,5mm | milimeter |
| Standar | #10, 1/4", 5/16" | 20, 18, 16TPI | inci |
Beberapa alat memudahkan membedakan baut metrik dan standar:
Jika tidak yakin, selalu ukur beberapa baut dari kumpulan yang sama untuk memastikan konsistensi. Baut metrik sering kali memiliki ulir yang lebih halus dan sudut yang lebih halus dibandingkan baut standar. Hindari memaksakan mur pada baut jika pemasangannya kencang, karena sistem pencampuran dapat menghilangkan ulir.
Identifikasi yang tepat memastikan perakitan yang benar, mengurangi risiko kerusakan, dan meningkatkan keandalan sambungan mekanis dalam aplikasi konstruksi, otomotif, dan industri.
Baut Hex Eksternal Galvanis Baja Karbon M6*100
Baut Kekuatan Tinggi Baja Paduan M24*200 untuk Struktur Baja
Baut Flensa Hex Fosfat Baja Paduan M10*160
Baut T-Head Galvanis Hot-Dip Baja Karbon DIN 186
Baut Kepala Kancing Hexalobular Baja Karbon Berlapis Seng
Baut Flensa Hex Baja Tahan Karat 304 DIN 6921